Sunday, July 15, 2007

About Karisma

NAON ATU KARISMA…???

Sepintas, mungkin yang terlintas dipikiran kita setelah denger kata-kata Karisma adalah motor “Karisma”. Klo nggak “Karisma FM” atau mungkin toko buku “Karisma”. Tapi Karisma yang kita obrolin kali ini adalah kependekan dari “Kreatifitas Remaja Islam Masjid Al-Kautsar”. So,nggak ada hubungannya dech ama yang tadi ane sebutin.

Cikal bakal Karisma sebenernya udah ada sejak kali pertama Masjid Al-Kautsar SMANSA Boyolali ini berdiri. Cuma nama “Karisma” baru nongol di lingkungan SMANSA ini sekitar tahun 92-an. Dan mereka yang ikut andil mendirikan Karisma ini kemudian banyak yang sukses di ITB, UI, UGM, dan PTN lain yang oke punya.

Karisma berkedudukan sebagai salah satu ekskul di bawah naungan OSIS SMANSA. Namun ekskul ini sebenarnya merupakan organisasi yang bergerak di bidang dakwah islam yang sasarannya adalah pelajar islam SMANSA khususnya dan semua pelajar pada umumnya.

TRUZ MAUNYA NGAPAIN.....???

Awalnya sich cuma buat ngewadahin temen-temen yang perhatian sama masjid Al-Kautsar. Klo diperhatikan malah lebih mirip sebagai sebuah kelompok belajar. Kemudian berkembang menjadi Sebuah organisasi islam yang tujuannya mewujudkan SMA N 1 Boyolali yang “Islami” tanpa mendiskreditkan temen-temen yang beragama lain.

STRUKTUR ORGANISASI

Beda sama organisasi-organisasi lain di SMANSA, pengurus Karisma hanya terdiri dari kelas XI sebagai pengurus serta kelas XII sebagai penasehat dan siswa kelas X sebagai anggota sekaligus calon pengurus karisma. Kereaktifan dalam setiap kegiatan Karismalah yang menentukan berhak tidaknya anggota menjadi pengurus Karisma pas udah naik ke kelas XI nanti.

Selain punya ketua, sekretaris, dan bendahara, Karisma juga memiliki 6 divisi khusus yang memiliki tugas sendiri-sendiri. Setiap divisi akan dikoordinatori oleh siswa dari kelas XI. D1 (Divisi Ibadah), D2 (Divisi Kreatifitas dan Seni Islam), D3 (Divisi Humas), D4 (Divisi Sosial), D5 (Divisi Nisa’), dan D6 (Divisi Kaderisasi).

KAMAR KARISMA & PERMISI

Di tempat lain mungkin sering disebut sekretariat atau base camp. Di tempat inilah arsip-arsip penting dan inventaris Karisma disimpan, mulai dari tikar sampai sound system. Disebut kamar soalnya emang dalemnya mirip kamar belajar.

Selain punya kamar, Karisma juga punya PERMISI (Perpustakaan Mini Islami). Klo temen-temen pengen minjem buku yang bernuansa islam atau mungkin ingin memperbanyak pengetahuan tentang islam, buruan datang aja ke sini...!!

MAIL BOX

Masih pengin tau tentang KARISMA nich? Atawa belom jelas penjelasan diatas? Klik aja ke karisma-smansaboy.blogspot.com. Kalo adik2 pengin kasi kritik, saran, curhat, juga mau ngirim naskah buat Manzilah ‘n Buletin KARISMA silakan masukin ‘input’ kamu di kotak saran ato ke email kami di karisma_smansaboy@yahoo.co.id. Kami tunggu loh!!!

What's theJob

KEGIATAN2 KARISMA :

Mau tau kegiatan2 KARISMA apa aja? KARISMA ngadain kegiatan2nya dibagi per divisi, adapun kegiatan2nya sbb:

1. Divisi 1 (Divisi Ibadah)

Ø MAI (Mentoring Agama Islam)

Merupakan kajian Islami yang diadain tiap pekan sekali. Kegiatan yang bertujuan agar para siswa punya bekal akhlak mulia ini bekerja sama dengan Sohib Center. Kegiatan ini wajib buat adik2 kelas X dan akan mempengaruhi nilai Pelajaran Agama Islam di kelas.

Ø INFAQ

Tiap sepekan sekali yaitu hari Jum’at, KARISMA ngadain infaq per kelas, so buat adik2 yang nambah pahala isi aja kotak infak yang bakal diedarin tiap Jum’at.

Ø KAJIAN HARI SABTU

Insya Allah tiap hari Sabtu habis pulang sekolah diadain kajian Islam. Kegiatan ini ga’ wajib, tapi buat adik2 yang pengin dapet siraman rohani secara gratis ‘n materi kajian yang variatif, tongkrongin aja tiap Sabtu sepulang sekolah di Masjid Al Kautsar.

Ø SHOLAT JUM’AT

Tiap hari Jum’at di Masjid Al Kautsar tercinta ini diadain sholat Jum’at berjamaah. Tiap kelas bakal dapet giliran Sholat, tapi selain yang dijadwal, buat adik2 yang rumahnya jauh atawa yang kegiatannya lagi mepet di hari Jum’at bisa sholat di sini.

Ø TALK SHOW & SEMINAR

Kegiatan ini biasa untuk menyambut hari2 besar tertentu. Kegiatan besar ini juga menghadirkan peserta dari sekolah2 lain, baik SMA maupun SMP di lingkar Boyolali. Kegiatan ini selalu bekerjasama dengan lembaga2 dakwah Islam di Boyolali. Dengan materi yang seru dan pembicara yang atraktif, menjadikan adik2 rugi kalo ga’ ikutan!!

Ø AHLIM (Dakwah Muslim) & WASILAH (Wadah Silaturahmi Muslimah)

Kegiatan semacam seminar ini diadain setahun sekali pas bulan Ramadhan yang diadain dengan kerjasama dengan OSIS. Kegiatan ini wajib buat adik2 kelas X!

2. Divisi 2 (Divisi Kreatifitas)

Ø MANZILAH (Madingnya KARISMA)

Terpampang tepat di sebelah selatan Masjid ada papan buat Majalah Dinding. Na….hh Mading ini khusus buat nampilin kreatifitas ‘n ide2 anak2 KARISMA khususnya ‘n temen2 semua.

Ø BULETIN KARISMA

Tiap sebulan sekali kamu bakalan dapet yang namanya Buletin KARISMA. FREE alias Gak Usah Bayar. Orisinil made in KARISMA. Bentuknya kayak buku saku (Portable GITU LOH !!). Sow, bisa dikoleksi pula.

3. Divisi 3 (Divisi Humas)

Ø PERMISI (Perpustakaan Mini Islami)

Kalo kabupaten punya perpustakaan daerah, sekolah punya perpustakaan sekolah, Karisma juga punya dunk! Permisi namanya! Kalau adik2 pengin pinjem buku2 islami, disinilah tempatnya. Tinggal daftar + Rp.500,- dapet kartu anggota truz pinjem buku mana aja yang kalian suka.

Ø GARWAKU (Gerakan Wakaf Buku)

Garwaku merupakan salah satu program KARISMA dilakuin tiap setahun sekali. Program ini bertujuan buat nambah koleksi buku Islami di Permisi. So, bagi yang punya buku2 Islami bisa nyumbangin bukunya ke Permisi.

4. DIVISI 4 (Divisi Sosial)

Ø Dana Sosial

Misalnya ada kabar duka cita, KARISMA ikut membantu. Truzzz ada juga kegiatan rutin tahunan yg di-“handel” langsung ama Divisi 4 yaitu Baksos singkatan dari Bakti Sosial.

5. Divisi 5 (Divisi Nisa’)

Ø Divisi ini khusus ngurusin kegiatan2 akhwat2(cewek gitu loh!!) KARISMA. Sow, kegiatan akhwat KARISMA dikoordinasi oleh divisi ini. Divisi Nisa’ juga membantu terlaksananya program Jilbab Peduli yaitu pemberian jilbab kepada siswi yang ingin berjilbab. Sow, bagi temen2 yang ingin berjilbab, hubungin aja KARISMA, INSYA ALLAH kami bisa bantu.

Selain itu, Divisi Nisa’ juga mengurusi kebersihan mukena di masjid kita tercinta, Masjid Al Kautsar.

6. Divisi 6 (Divisi Kaderisasi)

Ø Divisi yang baru lahir tahun ini adalah divisi yang agak berbeda dengan divisi lainnya. Divisi yang beranggotakan kelas XI aja ini gak punya kegiatan besar. Divisi ini bertugas memeriksa & mengawasi kinerja KARISMA serta menjaga akhlakul anak2 KARISMA.

Sunday, July 8, 2007

TAKON

Pertanyaan :

Apa aja syarat sahnya syahadatain?

Jawaban :

Syarat sahnya syahadatain ada 7, yaitu :

1. Paham makna yang dimaksud.

2. Adanya keyakinan dan dapat menafikan keraguan.

3. Menerima apa yang dituntut dari kalimat ini, baik secara lisan maupun dari hati.

4. Tunduk dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkannya serta meninggalkan apa yang dinafikkan.

5. Adanya kebenaran yang dapat menafikkan kedustaan.

6. Ikhlas.

7. Mencintai kalimat tauhid ini, apa yang dituntut, apa yang ditunjukkan, mencintai pembelaan yang selalu aktif, memperhatikan syarat-syaratnya, dan membenci apa-apa yang membatalkannya.

Penjelasan lain

Jika Seseorang telah mengucapkan dua kalimat Syahadat maka Islamlah ia. Pada Hakekatnya Manusia terlahir dalam keadaan Muslim namun orang tuanyalah yang menjadikan ia Yahudi, Nasrani dan Majusi. Konsep inilah yang membedakan apakah ia seorang Muslim ataukah ia seorang Kafir. Rasulullah berjuang di Makkah selama kurang lebih 13 tahun untuk menegakkan kalimah inilah “Asyhadu anla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadur Rasulullah” Aku bersaksi tiada Illah (Tuhan) kecuali Allah SWT dan aku bersaksi bahwa Aku (Muhammad) Rasulullah.

Ketika seseorang telah mengucapkan Syahadatain maka ia telah berikrar dan meyakini hal–hal di bawah ini:

1. Tidak ada pencipta selain Allah (QS. 6 : 102 ; QS. 40 : 62)

2. Tidak ada yang memberi Rizki selain Allah (QS. 11 : 6 ; QS. 35 : 3)

3. Tidak ada yang memiliki selain Allah (QS. 2: 284)

4. Tidak ada yang memberi manfaat dan mudharat selain Allah (QS.6:17; QS. 5:76; QS. 10:107)

5. Tidak ada yang mengatur alam semesta ini selain Allah (QS. 32 : 5)

6. Tidak ada yang menjadi pelindung selain Allah (QS. 5 : 55 ; QS. 2 : 257)

7. Tidak ada yang berhak menentukan hukum selain Allah (QS.6:57; QS. 6:114; QS. 12:40)

8. Tidak ada yang berhak memerintah dan melarang kecuali Allah (QS.7:54)

9. Tidak ada yang berhak menentukan Undang-undang kecuali Allah (QS.42:21)

10. Tidak ada yang ditaati selain Allah. (QS. 3 : 132 ; QS. 3 : 32)

11. Tidak ada yang berhak disembah selain Allah (QS. 20 : 14)

Thursday, July 5, 2007

FOKUS


TAWAKAL

INDAHNYA HIDUP DENGAN TAWAKAL”

Artinya : “Katakanlah : Sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al An’am : 162.

Sobat Karisma yang mulia, ana yakin pasti dah tawkan tema dari edisi kali ini? Benar, temanya adalah Tawakal. N’ antum dan antunna juga pasti dah taukan potongan kalam Allah diatas, bahkan mungkin udah hafal dan sudah paham maksudnya. Secara sepintas memang ayat diatas terlihat sederhana, namun apabila kita kaji lebih mendalam, terdapat seabrek hikmah yang bisa qta ambil.

Sebelum kita bicarakan lebih lanjut tentang tawakal secara detail, alangkah baiknya kita coba renungkan apa sich tawakal itu? Seperti definisi yang kita ketahui, tawakal pada dasarnya adalah menyerahkan segala urusan kita setelah dengan sekuat tenaga kita berusaha. Yang perlu digarisbawahi adalah bentuk kepasrahan kita adalah bentuk kepasrahan yang sesunguhnya, bukan kepasrahan semu yang tak bermakna dan juga usaha telah yang kita lakukan adalah usaha yang benar-benar maksimal yang dapat kita perbuat.

Sobat, setelah q-ta tau apa itu tawakal, kita akan bicarakan beberapa manfaat dari tawakal, diantaranya :

1. Tawakal berarti cinta

Eitt..tunggu dulu yang dimaksud disini adalah cinta kepada Allah, koq bisa??? Yang namanya tawakal itu kita pasrah kepada Allah, dengan kepasrahan itu kita akan semakin dekat dengan Allah, yang pada akhirnya akan menambah rasa cinta kita kepada Sang Khalik.

2. Tawakal muara dari ikhlas

Ibarat sebuah pendakian, apabila ikhlas berada di puncak, maka tawakal merupakan batu-batu tumpuan menuju ke puncak untuk meraihnya (he...he..kayak AFI). Dengan kepasrahan yang ada pada dasarnya menjadikan kita untuk menerima segala kehendak Allah SWT kepada kita.

3. Be tawakal, be positive

Ana yakin 100% kalo antum dah tau yang namanya positif thinking n manfaatnya. Kalo antum n antunna suka baca buku yang berbau motivasi atau kiat-kiat pasti positif thinking nongol disitu. Bila antum n antunna cermati lagi, positif thinking berakar pada satu kata, na’am!, Tawakal.

4. Ajining urip gumantung ing tawakal

Hidup dan tawakal ibarat buku dengan pena. Hidup tanpa tawakal adalah sebuah kehidupan semu yang kurang bermakna. Kita pasti tau kalo hidup kita tanpa tawakal akan menjadi seorang yang ambisius mudah lekang karena panas dan lapuk karena hujan. Karena kita hanya yakin kemampuan diri sendiri dan kurang yakin dengan kekuatan dan kehendak Allah.

5. Never ending beautiful life without Tawakal, the thruth and the best way for success

Nah, ni dia sebenarnya esensi dari Tawakal, dari hal tersebut, sobat tau keselarasan, keindahan dan kesuksesan dalam hidup hanya dapat terealisasi dengan tawakal. Kita akan semakin dekat dengan Allah, lebih santai dalam menghadapi kehidupan dan dapat menjaga keseimbangan antara urusan dunia dengan akhirat. Yup, ibarat sebuah permata yang berkilau setiap ada cahaya, kemilaunya tiada tara bagi kehidupan kita.

Sobat Karisma, dah tahukan makna serta manfaat dari tawakal, sekarang tinggal prakteknya. Mudah-mudahan kita tetap istiqomah dan diberi petunjuk oleh Allah SWT, untuk selalu dapat bertawkal kepadaNya. Amin Ya Robbal ’alamin.

FIQIH

BOLEHKAH BUANG AIR KECIL [KENCING] BERDIRI?


Sobat Karisma pada rubrik fiqih kali ini, kami sajikan hukum seputar kencing sambil berdiri. Adapun fatwa ini kami kutip dari Buku Fatwa-Fatwa Albani.
Pertanyaan.
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : "Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam melarang buang air kecil sambil berdiri sebagaimana diriwayatkan oleh sayyidah Aisyah. Tetapi kemudian beliau buang air kecil sambil berdiri, bagaimana mengkompromikannya ?"
Jawaban.
Riwayat bahwa beliau melarang kencing sambil berdiri tidak shahih. Baik riwayat Aisyah ataupun yang lain.
Disebutkan dalam sunan Ibnu Majah dari hadits Umar, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata :
"Artinya : Janganlah engkau kencing berdiri".
Hadits ini lemah sekali. Adapun hadits Aisyah, yang disebut-sebut dalam pertanyaan tadi sama sekali tidak berisi larangan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kencing sambil berdiri. Hadits tersebut hanya menyatakan bahwa Aisyah belum pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kencing sambil berdiri.
Kata Aisyah Radhiyallahu 'anha.
"Artinya : Barangsiapa yang mengatakan pada kalian bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah buang air kecil sambil berdiri maka janganlah kalian membenarkannya (mempercayainya)".
Apa yang dikatakan oleh Aisyah tentu saja berdasarkan atas apa yang beliau ketahui saja.
Disebutkan dalam shahihain dari hadits Hudzaifah bahwa beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam melewati tempat sampah suatu kaum, kemudian buang air kecil sambil berdiri.
Dalam kasus-kasus seperti ini ulama fiqih berkata : "Jika bertentangan dua nash, yang satu menetapkan dan yang lain menafikan, maka yang menetapkan didahulukan daripada yang menafikan, karena ia mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh pihak yang menafikan.
Jadi bagaimana hukum kencing sambil berdiri ?
Tidak ada aturan dalam syari'at tentang mana yang lebih utama kencing sambil berdiri atau duduk, yang harus diperhatikan oleh orang yang buang hajat hanyalah bagaimana caranya agar dia tidak terkena cipratan kencingnya. Jadi tidak ada ketentuan syar'i, apakah berdiri atau duduk. Yang penting adalah seperti apa yang beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sabdakan.
"Maksudnya : Lakukanlah tata cara yang bisa menghindarkan kalian dari terkena cipratan kencing".
Dan kita belum mengetahui adakah shahabat yang meriwayatkan bahwa beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah kencing sambil berdiri (selain hadits Hudzaifah tadi, -pent-). Tapi ini bukan berarti bahwa beliau tidak pernah buang air kecil (sambil berdiri, -pent-) kecuali pada kejadian tersebut.
Sebab tidak lazim ada seorang sahabat mengikuti beliau ketika beliau Shalallahu 'alaihi wa sallam buang air kecil. Kami berpegang dengan hadits Hudzaifah bahwa beliau pernah buang air kecil sambil berdiri akan tetapi kami tidak menafikan bahwa beliaupun mungkin pernah buang air kecil dengan cara lain. Demikian sobat karisma, mudah-mudahan bermanfaat.

KARISMA NEWS

Ä Allhamdulillah belum lama ini Masjid Al Kautsar menerima wakaf berupa karpet dan sajaddah dari kakak alumni. Wah Jazakumullah khairan katsiran ya akh…

Ä Sobat Karisma mau tau lebih jauh tentang Karisma ?? Akhi dan ukhti bisa langsung log on ke blog Karisma : karisma-smansaboy.blogspot.com. Ditunggu kunjungannya yah…Jazakumullah before.. J

Ä « SWITER » What’s that ??? tu lho Study Wisata Terpadu,,yang akan diadain di Selo besok waktu liburan semester tanggal 24-25 Juni 2007. Kegiatan ini diadakan atas kerjasama dengan SOHIB CENTER. Antum n antunna cuman bayar Rp 20.000,00, tapi manfaat & fasilitas yang bakal didapetin banyak bangetz, such as : game2 outbond yang pasti seru abizzz.., snack, pengalaman baru, temen baru, n yang paling penting dapet ilmu yang bermanfaat bagi kita. So buruan daftarin diri ke ukhti Noor Zakiah (XIS1) atao akhi Fachri.A (XA) ditunggu loch….

Akhlakul Karimah

S...s....st.....! Diam itu Emas

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.", ( Hr. Bukhori)

Sobat Karisma setelah di edisi kemarin kita udah tahu tentang amanah, maka di edisi ini kita akan bahas tentang Diam. Sebuah aktivitas kebaikan yang masih sulit kita lakukan. Anna percaya bahwa sobat karisma sekalian dah hafal hadist Nabi Muhammad SAW di atas. Sama halnya dengan produk kecantikan. Diam pun punya varian yang beraneka ragam. Sebelumnya agar tidak salah persepsi kita tentang diam yang kita bahas dalam artikel ini, maka sobat Karisma wajib tahu jenis-jenis diam.

1. Jenis-jenis Diam

Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:

a. Diam Bodoh
Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.

b. Diam Malas
Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.

c. Diam Sombong
Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.

d. Diam Khianat
Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.

e. Diam Marah
Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.

f. Diam Utama (Diam Aktif)
Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa enggan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besar dibanding dengan berbicara.

Nah, Diam yang terakhir inilah yang wajib kita amalkan. Mungkin sebagian dari antum dah mengenal keutamaan dari diam atau mungkin sebagian dari antum bertanya-tanya buat apasih kita diam toh kita gak ada yang nglarang untuk berbicara sesuka kita. Kalo memang seperti itu, inilah jawabanya

2. Keutaam Diam Aktif

a. Hemat Masalah
Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.

b. Hemat dari Dosa
Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.

c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang
Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.

d. Lebih Bijak
Dengan diam aktif berarti kita menjadi pendengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendalam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.

e. Hikmah Akan Muncul
Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah SWT akan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.

f. Lebih Berwibawa
Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.

Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:

  1. Diam dari perkataan dusta
  2. Diamdari perkataan sia-sia
  3. Diam dari komentar spontan dan celetukan
  4. Diam dari kata yang berlebihan
  5. Diam dari keluh kesah
  6. Diam dari niat riya dan ujub
  7. Diam dari kata yang menyakiti
  8. Diam dari sok tahu dan sok pintar

Dah tahu kan manfaat dari diam, sekarang kita tinggal mempraktikannya. Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid "laa ilaha illallah" puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Amin

DIK RISMA

Tak seperti biasanya, sehabis shalat Isya’ berjamaah, dik Risma langsung menyendiri dikamarnya. Umi dan Abi terheran-heran, sedangkan kak Afwan yang memang sedari tadi sudah mengetahui signal-signal perilaku aneh sang adik memutuskan untuk menghampirinya.

“Kamu kenapa adikku sayang, kok mukanya kusut kayak baju belum disetrika aja??” kata Kak Afwan.

“Risma gak papa kok kak” jawab dik Risma tanpa ekspresi.

“Wah..sejak kapan ne…adikku yang cantik ini berubah jadi jutek kayak bebek? kalo ada masalah, cerita aja ma kakak, siapa tau kakak bisa bantu ??” bujuk Kak Afwan kepada adik semata wayangnya itu.

“Ya udah, gini ceritanya. Risma kurang teliti waktu ngerjain ujian semesteran matematika kemaren. Risma takut dapet nilai jelek. Padahal Risma dah belajar sungguh-sungguh. Risma juga udah berdoa sama Allah..tapi kenapa Allah….

Belum sempat dik Risma selesai ngomong, “Istigfar Dik... gak boleh ngomong kayak gitu. Dengerin kakak ya.., Allah memang menyuruh kita untuk berikhtiar dan berdoa, tapi hasilnya tetep kita serahin ke Allah…kalo kamu udah berikhtiar dan berdoa, yang harus dilakukan sekarang adalah tawakal, berserah diri kepada Allah. Allah tahu apa yang terbaik untuk kita, Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Mungkin kamu perlu diingatkan dalam hal ketelitian, jadi Allah ngasih peringatan, dan itu tandanya Allah sayang sama Dik Risma. Kakak yakin setelah ini kamu pasti akan lebih teliti lagi dalam mengerjakan ujian. Kakak inget ama pesennya mbak Rabi’ah Al A’dhawiah dalam bukunya “Gak Sekedar Ngampus”, ia berpesan melalui bukunya bahwa kita harus menjadi siswa pembelajar, bukan siswa pengumpul nilai. Siswa pembelajar akan sangat menghargai proses, mengambil hikmah dari proses yang dialami. Sekolah bukan untuk mencari nilai doank!!, tetapi yang paling utama adalah mencari ilmu. Dik Risma harus meluruskan niat, niatkan kalo sekolah untuk mencari ilmu dan mengharapkan ridha dariNya, ok ??? jelas Kak Afwan panjang lebar.

“Astaghfirullahaladzim, alhamdulillah ya Allah, Engkau telah memberikanku seorang kakak yang bisa mengingatkanku saat aku khilaf. Jazakumullah ya kak” Ucap dik Risma.

“Alhamdulillah, nah..gitu donkzz!! Seneng deh liat adekku ceria lagi. Ya udah, cepet sana gosok gigi, terus wudhu..n jangan lupa berdoa, terus mimpiin kakak ya?? Assalamu’alaikum.”

“Uh..ge-er..Wa’alaikumsalam.” Jawab dik Risma sambil tersenyum.

TAKON


TAnya dan KONsultasi

Pertanyaan :

Misalnya : klo kita kelak sudah berada di Padang Mahsya, kira2 kita segejumel manusia, umurnya rata2 sama / nggak ? Atau posisi umur kita sesuai saat kita mati sebelumnya ?

Jawaban :

Untuk ukhti, terima kasih atas pertanyaannya. Misteri kehidupan manusia sesudah mati, mulai dari kehidupan dialam barzah sampai kehidupan sesudah kiamat nanti memang menarik untuk dibicarakan.

Artinya : “Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.” (Q.S Al Zalzalah : 6)

Tetapi afwan, dalil Ayat Al Qur’an dan Hadits yang kami temukan menjelaskan tentang keadaan manusia di Padang Mahsyar kami belum menemukan dalil yang menerangkan tentang usia manusia ketika kelak berada dipadang Mahsyar. Kami mohon maaf kalau jawaban dari kami kurang memuaskan, itu semua karena keterbatasan pengetahuan kami.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

RESENSI BUKU


Judul buku : Jangan Jadi Bebek

Jenis buku : Non Fiksi

Penerbit : Gema Insani

Pengarang : O. Solikin

Tahun terbit : 2002

Tebal buku : 204 halaman

Berbekal pengalaman bergaul di dunia remaja dan secara intensif mengamati persoalan remaja, apa yang dikupas O. Solikin penulis buku ini ?

Terlihat bertenaga dan menawarkan gagasan idiologis untuk menyelamatkan generasi muda. Dengan bahasa yang akrab di lidah remaja. Buku ini tidak mengurut tetapi mengajak merenung.

Dunia remaja dalah dunia yang penuh dinamika, unik, menarik, dan ramai. Remaja cenerung tergoda manisnya madu dan pahitnya racun dunia yang membuat remaja tergoda dan kehilangan masa depan.

Buku ini mengupas tentang budaya pop yang sama sekali nggak ada sangkut pautnya sama ajaran Islam, tren perilaku yang lebih cenderung mengarah pada gaya hidup juga hubungan remaja dengan orang tua.

Terlepas dari semua itu, buku ini sangat cocok dengan antum dan antunna yang pengen menambah wawasan tentang kehidupan remaja, bukan hanya mengungkap fakta tetapi sekaligus memberi solusi Islami.

Yuk........buruan baca !! buku ini bisa antum dan antunna pinjem di permisi.

INFO

S

emut hampir dapat memakan apa saja. Tapi lebih menyukai kalau rasanya manis. Semut memasak makanannya dengan cara membuat semacam pasta pada makanan tersebut dan dipanaskan dengan bantuan sinar matahari. Semut bisa membawa beban 5 sampai 20x lebih berat dari berat badannya, dan bekerja secara berkelompok untuk memindahkan benda yang lebih berat dari kemampuan seekor semut. Daerah jajahan kelompok semut terbesar yang pernah ditemukan adalah di Ishikari Coast, Haokkaido dengan 306 juta semut dan 1 juta ratu semut dan terdapat di 45.000 sarang yang saling terhubung pada daerah seluas lebih dari 2,7 km2. Subhanallah……

K

enapa ular selalu menjulurkan lidahnya ???? (da yang tau??) Jawabannya karena ular nggak punya telinga (ooo….), namun ular memiliki lidah yang sangat sensitif terhadap getaran udara. Dengan menjulurkan lidahnya, ular bisa mendeteksi suara dan bau, dan inilah indera yang paling utama bagi ular. Sedangkan bunyi seruling yang dimainkan oleh pawang ular (kayak di pilem-pilem tu lho..) sebenarnya nggak akan bisa didengeri sama ular (hi..hi..kasihan y, dah cape-cape gak didengerin!!). Ular tersebut Cuma tertarik dengan gerakan seruling yang dimainkan oleh sang pawang.

MUKHASABAH


MENYIKAPI KEHIDUPAN

Saudaraku muslimin wal muslimat. Coba kita abaikan sejenak kepenatan dan kegelisahan duniawi yang saat ini mungkin sedang kita alami. Coba kita tengok kembali fragmen-fragmen kehidupan ini. Pernahkah kita merasa sebagai orang yang paling tidak beruntung? pernahkah kita menilai sesuatu yang kita dapat tak sepadan dengan usaha kita? lantas apakah anda berputus asa?

Marilah kita renungkan sejenak !

Dalam detik ini kita masih bernafas, kita masih mendengar, kita masih melihat, kita masih dapat menikmati rahmat Allah yang tiada terkira. Sampai kapankah hal ini masih bisa kita rasakan?

Sobat Karisma, manusia terlahir bukan tanpa bekal, manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi. Andaikan kita seorang musafir yang sedang berada di negeri orang, lalu kita kehilangan arah dan kendali. Bukankah kita bahagia bila seorang yang jujur menggambarkan jalan menuju tujuan kita? Bukankah kita bergembira meskipun jalan yang kita tempuh dipenuhi batu sandungan, gunung menjulang dan puluhan rintangan. Bagaimana tidak karena dengan adanya rintangan itu berarti kita tidak salah jalan.

Terkadang kitapun berhadapan dengan kenyataan dan pilihan. Hidup memang harus memilih. Seseorang tak mampu memastikan dan menentukan kehidupanya dimasa depan, ia hanya mampu untuk merencanakan dan berusaha semampunya. “....Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (Q.S At Thalaaq : 65)

Akhi dan ukhti sekalian tidaklah pantas bagi kita untuk terhanyut dalam sikap pesimis dan keputus-asaan. Allah SWT berfirman dalam Q.S Al Hijr : 56

Artinya: “Ibrahim berkata : Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya kecuali orang-orang yang sesat." Disinilah ketawakalan kita diuji, kesabaran dan ketabahan akan membawa kabar gembira bagi kita. Dan Allah tidak akan memberi sesuatu yang kita tidak mampu untuk menerimanya.

Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S Al Baqarah : 216)

Dengan demikian segala sesuatu sudah dibuat ukuran Apa yang digariskan bagi kita adalah yang terbaik bagi diri kita. Maka saat ini juga ucapkanlah Alhamdulillah dengan hati yang ikhlas apapun yang kita terima.

Mudah-mudahan kita termasuk golongan yang dicintai-Nya. Amin ya Robbal’alamin.

MUTIARA ALQUR’AN

Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. An-Nur : 45)

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al Jum’ah : 9)

Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu. (QS. Muhammad : 19)

MUTIARA HADIST


Allah membagi rahmatnya menjadi seratus bagian. Yang sembilan puluh sembilan Dia pegang disisiNya, dan yang satu bagian Dia turunkan ke muka bumi. (Meski hanya dengan) satu bagian itu saja para mahluk bisa saling menyayangi. Bahkan binatang menghindarkan kuku-kukunya dari anak mereka karena takut sang anak terluka.” (HR. Muslim)

“Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam sering mengulangi perkataannya tiga kali agar dapat dipahami.” (HR: Al-Bukhari)

“Tidak akan masuk Surga orang yang tidak merasa aman tetangganya dari kejahatannya.” (HR: Muslim)

Sesungguhnya Allah itu Maha Indah. Oleh karena itu, Dia mencintai keindahan.” (HR.Muslim)

NISA

Sensasi kain nylon... langkah-langkah kecilku terhenti. Tangan yang sedari tadi menyibakkan kain satu demi satu meraba dan merasakan kehalusan teksturnya, lantas sekedar mencium aromanya. Kini ku terpaku kepadanya....Sejenis kain nylon mengingatkanku pada peristiwa dua puluh tahun yang lalu. Ketika untuk pertama kali aku berjilbab, yah... nekat berjilbab. Lekat benar dalam benakku aroma nylon, jenis kain favoritku kala itu. Baju muslim dan kerudung yang pertama kali kumiliki. Semua dari kain nylon.

Aku bukan berasal dari keluarga kaya, tapi juga tidak miskin. Bukan dari keluarga taat beragama, tetapi bukan pula keluarga yang tak mengenal agama. Ayahku kerap mengajak keluarga salat Maghrib di rumah. Tapi sayang itu semua baru sebatas pembiasan, bukan kesadaran. Kutahu kewajiban salat justru dari sekolah.

Ayah memang melarang keinginanku untuk berjilbab. Berderet argumen beliau sampaikan semuanya untuk mematahkan keinginanku untuk berjilbab. Sementara ibu tak banyak komentar. Tidak melarang tidak juga mendukung. Tapi ibu rela menjahit sendiri kedua baju muslim pertamaku. Bagiku itu kekuatan besar. Akupun mantap dengan jalan baru pilihanku.

Di sekolah kondisi tidak jauh beda, keinginanku dianggap aneh. Maklum sekolah negeri favorit di Malang yang tidak seorang pun ada yang berjilbab. Beruntung seorang teman mendukungku. Walau hanya satu orang tapi itu sangat berharga sekali bagiku. Yang sangat disayangkan bahkan gurupun sangat sedikit yang memberi dukungan.

Yakin......tidak....yakin....ragu-ragu. Begiulah proses naik turun kemantapan hatiku. Hingga beberapa bulan tak ada jawaban memuaskan. Dari rumah, sekolah, maupun teman. Seabreg kegitan religius ku ikuti, perlahan tapi pasti. Aku mantap berjilbab. Bulat sudah 100%.

Semua memang tinggal kenangan, sangat berkesan. Apalagi ketika tercium aroma kain nylon yang baru. Sensasinya bukan main. Cukup untuk membangkitkan kembali gairah perjuangan yang memang harus selalu dipompa. Perjuangan....perjuangan tahun 80-an.

Dikutip dari : Gara-gara Jilbabku ( Asma Nadia dkk )

Subhanallah......... dari cerita singkat di atas dapat kita ketahui betapa sulitnya perjuangan seorang akhwat untuk menunaikan kewajiban dari-Nya.

Tapi.....bukanlah jaman dan pandangan orang-oarng tentang jilbab kini sudah berubah ?

Bukankah perjuangan kita tidaklah sesulit mereka , dimana wanita berjilbab diterima oleh masyarakat umum dam tudak lagi dikucilkan. Lalu bagaimana dengan kita ?