Hukum Rajam : Kejam…?
Bro, dah pada tahu kan kalo dalam hukum Islam itu, orang yang berzina musti dirajam? Sepintas… kaya’ yang kejam gitu loh. Tapi ternyata ada sebab-sebabnya yang bisa dilihat secara ilmiah gitu lho…
Begini ceritanya : Badan manusia tuh setiap saat ngeluarin sel-sel darah putih atau antibiotic yang dapat melawan penyakit. Dan sel-sel ini terdapat di dalam tulang belakang, berdekatan dengan sumsum tulang manusia.
Lelaki yang belom menikah, dia akan dapat mengeluarkan beribu-ribu sel ini, sedangkan lelaki yang sudah menikah hanya dapat mengeluarkan 10 unit sel ini sehari. Sebabnya ialah, karena sel-sel lain akan hilang karena (sorry neh…?) hubungan suami istri. So… jelaslah bila lelaki yang belum menikah di dapati salah karena zina, hendaklah dicambuk sebanyak cepek kali alias 100 kali (bayangin aja, 100 kali?). Ini adalah apabila dia dicambuk di belakangnya, suatu hukuman tentang kesakitan itu akan mengakibatkan atau membuahkan penghasilan beribu sel antibiotic yang dapat melawan virus HIV-AIDS. Jika virus itu sekiranya udah ada dibadannya, nah…boleh dipercaya boleh ngga’ (tapi, mending percaya aja deh!?) kalo dengan itu, dapatlah antibiotic melawan virus HIV itu.Tetapi jika lelaki itu sudah menikah walaupun dicambuk 100 kali, ia akan tetap menghasilkan 10 unit antibody saja. Jadi dengan itu hukumannya dirajam hingga mati agar ia tidak dapat merebakkan virus HIV itu. Subhanallah, sungguh bener-bener hukum agama kita itu juga komprehensif dengan ilmu kesehatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment